Ankahtuka Wazawwajtuka

mudin : “ankahtuka wazawwajtuka mas’ud ulum bi [nama mempelai perempuan] binti [nama ayah mempelai perempuan] bilmahri [nama mahar] haalan”
aku : “Qobiltu nikaahaha watazwiijaha bilmahri [nama mahar] haalan”

kejadian ini akan terjadi 10 hari lagi dari sekarang (insya Allah), kata2 diatas sudah kuhafal diluar kepala sejak Tsanawiyah waktu itu sedang mengaji “Fathul Qoriib” bab Nikah. tidak menyangka saat ini betapa deg-degan hatiku membayangkan akan mengucapkan kata-kata tersebut. lancarkah aku mengucapkan kata-kata tersebut? atau masih tergagap2.
semoga 10 hari lagi hatiku mantap dan nggak deg-degan untuk mengatakannya. Amiin

btw, enak mana pake bahasa indonesia atau arab?

1 Komentar

  1. nuryazidi @ November 7th, 2006

    Enak pake bahasa indonesia, jadi klo salah, banyak yang tahu jadi ada yang ngingetin. Klo sampe salah nanti jadi zina lho…
    Katanya bukan temen SMU, ternyata sama kayak Bajul n Alot, welcome to the club deh

Tinggalkan pesan