Bulan Madu (1 Hari Lagi)

Banyak orang bertanya-tanya setiap akan melangsungkan pernikahan, “honeymoon nya dimana?” dan beberapa pertanyaan2 serupa yang jujur sampai saat ini aku baru tau apa arti sebuah honeymoon itu.
Dalam riwayat hadits manapun saya juga tidak pernah mendengarnya istilah honeymoon atau yang serupa, justru yang kutemui adalah di sejarah-sejarah pada abad ke-16 atau tradisi babilonia

Menurut Samuel Johnson, bulan madu adalah “Bulan pertama setelah pernikahan, ketika yang ada hanyalah kelembutan dan suka cita”, meskipun menurut Samuel Johnson bermakna positif, menurut Richard Huleot justru bermakna sebaliknya, bulan madu merupakan ejekan pada memudarnya sebuah cinta yang terjadi seperti tahap-tahap peredaran bulan.
“Bulan madu, sebuah istilah yang digunakan sebagai tamsil bagi orang yang baru menikah, yang mula-mula tidak akan gugur, tetapi pada mulanya mereka saling mencintai secara berlebihan, sehingga cinta mereka tampaknya akan mengalahkan [pertengkaran apapun]; masa ini disebut orang-orang biasa sebagai bulan madu.”
rujukan sastra ini ditulis pada tahun 1552

Tapi ada juga menurut sumber berasal dari masa babilonia, bulan madu sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan kejantanan dan kesuburan pasangan yang baru menikah, biasanya ayah dari mempelai wanita memberi minuman dengan bahan dasar madu yang harus diminumnya selama bulan pertama pernikahan mereka

Ada juga sumber lain yang mengatakan karena kebiasaan orang barat yang menikah pada solstis musim panas, dan karena pada masa itu adalah masa antara menamam dan menuai, karena waktu itu adalah menuai madu bisa jadi muncul dari kebiasaan ini

Sumber yang lain menyebutkan bulan madu diberikan kepada bulan ketika jalurnya dekat ke cakrawala selatan. Cahayanya bersinar meskipun kabut dan debu atmosfer kita memberikannya warna kuning madu yang lembut selama satu bulan.

Semua sumber diatas berasal dari barat, sedangkan dalam islam sampai saat ini saya masih tidak menemukan, ataupun ijma’ para ulama mengenai bulan madu ini.

Sumber : Wikipedia


Bulan Madu ku

Kita dapat melangsungkan sebuah bulan madu dengan murah dan meriah (disitu ada murah meriah disitulah aku berada ;) ) konsep bulan madu ini berdasarkan artikel-artikel yang saya kirimkan sebelumnya tentang etika suami istri, kue pernikahan dan doa-doa restu dari teman-temanku. pada intinya dari definisi diatas, bulan madu itu bulan memadu kasih
- selalu saling menghormati dan saling mengalah
- selalu berkomitmen
- saling berkasih sayang dan mencintai setulus hati
- selalu bercanda dan saling merayu
- suami mengayomi dan istri selalu melayani
Jika kita bisa melaksanakan point-point diatas, kitapun bisa mendapatkan sebuah ‘hari madu’ bukan sebuah bulan madu lagi. dan nggak perlu jauh-jauh ke bali, lombok, malaysia, hongkong dan lain-lain dan yang pasti nggak bakalan keluar duit banyak. Berani menerima tantangan seperti ini?

1 Hari remaining:
Hari semakin hari semakin dag-dig-dug, sensasinya memang benar-benar beda. ketakutan seperti ini belum pernah kurasakan sebelumnya, tapi hatiku sudah mantap dan yakin betul atas apa yang kulakukan besok. Hanya saja, perasaan yang aneh-aneh selalu saja timbul. nanti terjadi ini, terjadi itu, hujan deras penghulunya ga bisa hadir karena ada udzur lah. macam-macam deh pokoknya.
allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammad.

1 Komentar

  1. eva @ June 22nd, 2007

    Assalamualaikum wr wb
    Asyic juga yach ngomongin bulan madu tapi kapan?? mada wakaranai(blm tau) siip juga nih artikelnya, good luck
    wassalamualaikum wrwb

Tinggalkan pesan