Arsip untuk November, 2006

Etika Suami Istri (6 Hari Lagi)

pelajaran hari ini adalah kita akan membahas etika-etika seorang pengantin dan pergaulan dengan suami istri. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi kita semua, oh ya artikel ini saya hanya merujuk pada salah satu situs di Internet yaitu : http://forsitek.brawijaya.ac.id/index.php?do=detail&cat=arsipkon&id=etk-pengantin tanpa mengurangi dan menambahkan tulisan sama sekali

selamat menikmati,

  1. Merayu istri dan bercanda dengannya di saat santai berduaan. Nabi selalu bercanda, tertawa dan merayu istri-istrinya.
  2. Meletakkan tangan di kepala istri dan mendo`akannya. Rasulullah bersabda: �Apabila salah seorang kamu menikahi seorang wanita, maka hendaklah ia memegang ubun-ubunnya, dan bacalah bimillah lalu mohon berkahlah kepada Allah, dan hendaknya ia membaca:

    �(Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya dan kebaikan sifat yang ada padanya; dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukanya dan keburukan sifat yang ada padanya)� (HR. Abu Daud dan dihasankan oleh Al-Albani).

  3. Disunnahkan bagi kedua mempelai melakukan shalat dua raka`at bersama, karena hal tersebut dinukil dari kaum salaf.
  4. Membaca basmalah sebelum melakukan jima`. Rasulullah bersabda: �Kalau sekiranya seorang di antara kamu hendak bersenggama dengan istrinya membaca :

    �(Dengan menyebut nama Alllah, ya Allah, jauhkanlah setan dari kami dan jauhkan syetan dari apa yang Engkau rizkikan kepada kami), maka sesungguhnya jika keduanya dikaruniai anak dari persenggamaannya itu, niscaya ia tidak akan dibahayakan oleh setan selama-lamanya� (Muttafaq alaih).

  5. Jika sang suami ingin bersenggama lagi, maka dianjurkan berwudhu terlebih dahulu, karena Rasulullah bersabda: �Apabila salah seorang kamu telah bersetubuh dengan istrinya, lalu ingin mengulanginya kembali maka hendaklah ia berwudhu�. (HR. Muslim).
  6. Disunatkan bagi kedua suami istri berwudhu sebelum tidur sesudah melakukan jima`, karena hadits Aisyah menuturkan :�Adalah Rasulullah apabila beliau hendak makan atau tidur sedangkan ia junub, maka beliau mencuci kemaluannya dan berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat� (Muttafaq�alaih).
  7. Haram bagi suami menyetubuhi istrinya di saat ia sedang haid atau menyetubuhi duburnya. Rasulullah bersabda: Barangsiapa yang melakukan persetubuhan terhadap wanita haid atau wanita pada duburnya, atau datang kepada dukun (tukang sihir) lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad�. (HR. Al-Arba`ah dan dishahihkan oleh Al-Alnbani).
  8. Haram bagi suami-istri menyebarkan tentang rahasia hubungan keduanya. Rasulullah bersabda: �Sesungguh-nya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari Kiamat adalah orang lelaki yang berhubungan dengan istrinya (jima`), kemudian ia menyebarkan rahasianya�. (HR. Muslim).
  9. Hendaknya masing-masing saling bergaul dengan baik, dan melaksanakan kewajiban masing-masing terhadap yang lain. Allah berfirman yang artinya: �Dan para istri mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut yang ma`ruf�. (Al-Baqarah: 228).
  10. Hendaknya suami berlaku lembut dan bersikap baik terhadap istrinya dan mengajarkan sesuatu yang dipan-dang perlu tentang masalah agamanya, serta menekankan apa-apa yang diwajib Allah terhadapnya. Rasulullah telah bersabda: �Ingatlah, berpesan baiklah selalu kepada istri, karena sesungguhnya mereka adalah tawanan disisi kalian….� (HR. Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).
  11. Hendaknya istri selalu ta`at kepada suaminya sesuai kemampuannya asal bukan dalam hal kemaksiatan, dan hendaknya tidak mematuhi siapapun dari keluarganya bila tidak disukai oleh suami dan bertentangan dengan kehendaknya, dan hendaknya istri tidak menolak ajakan suami bila mengajaknya. Rasulullah bersabda: �Apabila suami mengajak istrinya ke tempat tidutrnya lalu ia tidak memenuhi ajakannya, lalu sang suami tidur dalam keadaan marah kepadanya, maka malaikat melaknat wanita tersebut hingga pagi�. (Muttafaq alaih).
  12. Hendaknya suami berlaku adil terhadap istri-istrinya di dalam masalah-masalah yang harus bertindak adil. Rasulullah bersabda: �Barangsiapa mempunyai dua istri, lalu ia lebih cenderung kepada salah satunya, niscaya ia datang di hari Kiamat kelak dalam keadaan sebelah badannya miring�. (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani).

6 Hari Remaining:

Dana benar-benar membengkak, sudah dipress ternyata tidak bisa. debar hati sudah reda, untuk sementara masih tidak ber-dag-dig-dug lagi. semoga sampai hari H, jadi semakin PEDE ;)

Penyakit saat ini (7 Hari Lagi)

Hari ini aku akan menjelaskan sedikit penyakit yang mengalami diriku, penyakit ini mungkin akan dialami orang-orang pada ‘kondisi’ seperti saya.

Ciri-ciri
1. Gampang gelisah (gelisah mikirin si-dia terus)
2. Agak pendiam (mulut diam, tapi pikiran terbayang si-dia terus)
3. Senengnya telepon (kalo LDR)
4. Selalu browsing masalah2 pernikahan(Sedia payung sebelum hujan, waktunya belajar teori. wekekeke)
5. Kalo diajak ngomong kadang ga nyambung (karena terkait dengan point 1)
6. Kelakuan konyol agak berkurang (takut nanti temen2 pada iri, wong masih bertingkah konyol mau nikah)
7. Makan agak berkurang(makan nasi emang berkurang, tapi camilan tiap hari. tambah chubby)

Efek
1. Badan akan kurus (tapi pipi chubby)
2. Otak harus dijaga kestabilannya kalo ga dijaga, mengakibatkan konslet lo
3. Duit akan keluar banyak, wong banyak telpon :D
4. Duit juga akan tersedot abis kalo sering kewarnet, tapi kalo dikantor ga apa-apa lah
5. Bisa-bisa hari H gagap tidak bisa ijab qobul karena sering berdiam diri

Obat
1. Sering-sering mengaji biar nggak gampang gelisah
2. Makan teratur ato makan energen tiap pagi sebagai pengganti sarapan
3. Expired kan ATM, jadinya kan ga bisa ngambil duit. toh kalo narik di bank langsung biasanya kena charge kalo dibawah 10jt
4. Pake telepon kantor biar irit :D
5. Pake Internet Kantor kalo pengen browsing
6. Latih ucapan-ucapan untuk ijab qobul biar lidah fasih dan tidak salah arti.

penyakit tersebut, kusebut sebagai PMS=Pre Married Syndrome. awas loh bukan PMS, penyakit menular seksual

7 Hari Remaining :
Acara melekan sama temen-temen rencananya hari kamis malam, 2 hari sebelumnya ada temen SMA yang nikah.
ternyata benar dugaanku, biaya membengkak, ATM sudah EXPIRED (ini bukan kusengaja loh, memang benar2 Expired :( )
jadinya susah transfer kerumah, sepertinya dipinjemin kakakku dulu.

melekan:begadang

Lumayan buat ngakak

Ikan apa yg bertahan lama hidup di darat?
Ikan panjang umur

Apa persamaannya batu dengan buta?
Sama-sama tidak baik untuk mata.

Kuman apa yang dipatuhi teman-temannya?
Kumandan upacara

Apakah Limau itu ?
Duau ditambah Tigau

Mengapa bumi selalu berputar mengelilingi matahari?
Karena ingin mencari diskon Matahari yang paling besar

Mengapa batman pakai topeng?
Karena malu celana dalamnya keliatan.

Kenapa Batman & Robin keluarnya malem?
Kalo keluar pagi kena Three in One

Nenek apa yang bisa terbang?
neneknya nyamuk, neneknya lalat, neneknya burung…

kenapa nyamuk ngisepnya darah ?
karena kalo ngisepnya ROKOK, mahal di ongkos

kenapa orang mati di bungkus dgn kain kafan?
kalau dikasih kain batik ntar dia ke kondangan… .!!

gajah terbang dengan apa ?
dengan susah payah

Belalang apa yang dapat meloncat lebih tinggi dari menara Eifel?
semua belalang, soalnya menara Eifel nggak bisa lompat

kenapa pohon kelapa di depan rumah harus ditebang?
soalnya kalo dicabut berat

rokok apa yang dimatiin tapi nggak mau mati??
rokok panjang umur

hewan apa yang nyampe pertama kali di bulan?
burungnya Neil Amstrong

kenapa nyamuk lebih kurus dari lalat?
soalnya nyamuk suka begadang

Siapa Yang Menemukan Dompet Kulit ?
Yang Menemukan Dompet Kulit Harap Dikembalikan kepada Saya

Rahasia Dibalik Perkawinan Nabi Muhammad SAW

Sumber : anwary-islam.com

ini kudapatkan dari milis tetangga, semoga menjadi pelajaran bagi kita yang pengen berpoligami :)

Ketika orang-orang mendengar bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai banyak istri semasa hidupnya, banyaklah timbul suara-suara yang sumbang ke arah Nabi Muhammad SAW.

Padahal, kalau mereka mau menelaah lebih dalam untuk mengetahui apa rahasia di balik perkawinan Nabi Muhammad SAW, niscaya mereka akan mengerti dan memaklumi adanya, bahkan akan memuji kepintaran strategi dari Nabi besar Muhammad SAW, yaitu : “political and social motives”.

Perkawinan pertamanya dengan Khadijah dilakukan ketika dia berumur 25 tahun dan Khadijah berumur 40 tahun. Selama hampir 25 tahun, Nabi SAW hanya beristrikan Khadijah, sampai Khadijah meninggal dunia diumur 65 tahun (semoga Allah memberkahinya) .

Hanya setelah Nabi SAW berumur lebih dari 50 tahun, barulah nabi SAW mulai menikah lagi. Dengan demikian jelaslah bahwa jika memang Nabi SAW hanya mencari kesenangan semata, tentulah tidak perlu beliau menunggu sampai berusia lebih dari 50 tahun, baru menikah lagi. Tapi Nabi Muhammad SAW tetap mencintai Khadijah selama 25 tahun, sampai Khadijah meninggal dunia di usia 65 tahun.

Perkawinannya selanjutnya mempunyai banyak motive. Beberapa perkawinan adalah dengan tujuan membantu wanita yang suaminya baru saja terbunuh di dalam membela Islam. Yang lain adalah demi menambah dan mempererat hubungan dengan salah satu pendukung fanatik Islam, Abu Bakr (semoga Allah memberkahinya) .

Ada juga dalam upaya membangun hubungan yang baik dengan suku-suku lain yang semula berniat memerangi Islam. Sehingga ketika Nabi SAW mengawininya, maka perang pun terhindarkan dan darah pun tak jadi tumpah.

Setidaknya, ada Professor Non-Muslim yang berkesempatan mempelajari secara langsung mengenai sejarah dan kehidupan Nabi Muhammad SAW berkesimpulan yang berbeda dengan kesimpulan kaum non-muslim lainnya.

John L. Esposito, Professor Religion and Director of Center for International Studies at the College of the holly cross, mengatakan bahwa hampir keseluruhan perkawinan Nabi Muhammad SAW adalah mempunyai misi sosial dan politik (political and social motives) (Islam The straight Path, Oxford University Press, 1988).

Salah seorang non-muslim lainnya, Caesar E. Farah menulis sebagai berikut: “In the prime of his youth and adult years Muhammad remained thoroughly devoted to Khadijah and would have none other for consort”.

Caesar Farah pun berkesimpulan bahwa perkawinan Nabi Muhammad SAW lebih karena alasan politis dan alasan menyelamatkan para janda yang suaminya meninggal dalam perang membela Islam.

Sehingga memang jika melihat lagi ke sejarah, maka dapatlah diketahui apa alasan sebenarnya perkawinan nabi Muhammad SAW.

Berikut ini kita tampilkan nama-nama Istri Nabi Muhammad SAW beserta sekilas penjelasannya:

  1. KHADIJAH: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain.
  2. SAWDA BINT ZAM’A: Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya.
  3. AISHA SIDDIQA: Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakrs, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr. Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan. Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya. Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal.
  4. HAFSAH BINT U’MAR: Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi. Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya. Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan kawin lagi. Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri kawin dengan Nabi SAW. Hal ini membuat Usman dan Umar gembira.
  5. ZAINAB BINT KHUZAYMA: Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D.
  6. SALAMA BINT UMAYYA: Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak. Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia.
  7. ZAYNAB BINT JAHSH: Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkawinan ini kandas tidak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37).
  8. JUAYRIYA BINT AL-HARITH: Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan. Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq) . Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih. Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam.
  9. SAFIYYA BINT HUYAYY: Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir. Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW. Cerita nya cukup menarik, mungkin Insha Allah disampaikan terpisah.
  10. UMMU HABIBA BINT SUFYAN: Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish. Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun.
  11. MAYMUNA BINT AL-HARITH: Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun. Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey. Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya. Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW.
  12. MARIA AL-QABTIYYA: Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan di rumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi.

Kalau sudah tahu begini dan kalau memang dikatakan mau mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW, kira-kira masih minat, berani, dan layak nggak ya kaum Adam untuk ber-istri lebih dari 1? ^-^

Menikah Muda? (8 Hari Lagi)

Saat ini tidak ada dasar yang mengatakan bahwa menikah muda itu berbahaya atau rentan perceraian,
justru menikah muda adalah sangat dianjurkan(bagi yang tidak kuat berpuasa seperti saya :D ).
aku 24 tahun dan calon istriku 23 tahun, hanya selisih 1 tahun.Aku tidak tau apakah aku termasuk salah seorang yang menikah muda, biasanya diindonesia batas usia sudah matang untuk menikah tergantung didaerah masing-masing.
#Kalau Anda di jakarta atau kota-kota besar lain, Anda akan mengetahui bahwa banyak sekali perempuan-perempuan usia 27 tahun keatas masih lajang,
bukan karena tidak laku, biasanya mereka beralasan ingin meniti karir dulu, belum siap, masih ingin pacaran,dan lain-lain yang biasanya sifatnya pasti masalah keduniawian,(tapi untuk yang beralasan masih belum ada jodohnya saya tidak bisa berkomentar atau mungkin bisa menggunakan cara yang kuajarkan di artikelku sebelumnya )
#kalau di desa, saya ambil contoh tidak jauh-jauh didaerah calon istriku saja, calon istriku mungkin gadis tertua didaerahnya yang belum menikah.
bahkan anak-anak dari teman-teman SD calon istriku sekarang sudah duduk di bangku SD kelas 2.
Banyak sekali juga orang takut menikah karena alasan masih tidak bisa menafkahi, bukankah Allah sudah menjamin bahwa rejeki kita akan ditambah jika kita menikah?.
aku sendiri mungkin akan melewati masa tersebut, kondisi finansialku saat ini sedang lumayan agak terseok-seok karena sudah tersedot semuanya kebiaya menikah ini.
Tapi itu bukan masalah, karena aku selalu percaya bahwa rejeki itu sudah diatur, selama kita berusaha & berdoa pasti akan ada jalan,
dan Alhamdulillah aku dan calon istriku juga bukan seorang yang konsumtif.

Alasan-alasan menikah
ada beberapa alasan yang kubuat jika teman-temanku bertanya alasanku menikah.
alasan matematis, kalo aku menikah usia 24, maka setidaknya akan mempunyai bayi saat umur 25 dan ketika dia dewasa kira-kira 18 tahun lagi. jadinya kita tidak seperti bapak anak, malah seperti kakak adik :D
alasan kebudayaan, melestarikan kebudayaan menikah dikeluargaku, bahwa dikeluargaku(saudara-saudaraku) tidak ada yang menikah usia 25 tahun atau keatas.
alasan religius, disunnahkan oleh Rasulullah
alasan religius tapi agak konyol, seperti yang sudah kusebutkan diatas. ada sebuah hadits rasulullah untuk segera menikah jika mampu, tapi jika tidak mampu disunnahkan berpuasa. masalahnya aku tidak kuat berpuasa maka aku ambil point pertama.
alasan religius lebih konyol lagi, rasulullah menikah usia 25 tahun. dalam semua hal aku tentunya kalah dengan rasulullah, tapi masalah cepat-cepat menikah aku ngga mau kalah. :D
alasan romantis, wanita itu indah, betapa bodohnya kita tidak mau selalu bersama dengan keindahan.
alasan paling jorok, tuhan tidak menciptakan kelamin kita sepanjang itu hanya untuk kencing doank kan (swear kata-kata ini bukan aku yang buat, hanya pernah dengar dari seseorang)

8 Hari remaining
Hati sudah ga seberapa dag dig dug, tapi ada info tadi malam dari calon istriku bahwa undangannya belum semuanya diberikan.
Agak khawatir jumlah tamu, dikhawatirkan terlalu banyak tamu yang datang sehingga hidangan kurang. semoga hal ini tidak terjadi kasian nanti yang tidak kebagian hidangan.
Tadi siang juga sudah telepon rumah, bahwa kwade diganti dari joglo warna silver menjadi gebyog warna hitam, alasan ibuku lebih bagus yang gebyog. gapapa deh, meskipun gebyog agak mahal dikit.
Detak pacu jantungku masih normal, tensi hanya 120/80. hanya saja, kalo duitku kurang nanti gimana ya? ah ga usah dipikir nanti juga pasti ada jalan.

tes plugin baruku lagi مسعود علوم (baca:mas’ud ulum)

ini aku sedang buat plugin arab. sorry ini sedang mengetes.hasilnya lumayan kan
الله اكبر ولله الحمد (baca:allahu akbar walillahilhamd) ini asli buatanku sendiri lo

Pesan Direktur

Pesan Direktur

Berikut adalah sebuah cerita tentang bagaimana sebuah pesan
dikomunikasikan secara hirarkis dalam sebuah perusahaan, dari
Direktur hingga ke karyawan bawahan.

Dari: Direktur - Kepada: General Manajer

“Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi.
Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk
menyambut dan melihat peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta
untuk berkumpul di lapangan dengan berpakaian rapi. Saya akan
menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila hari hujan, dan
kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita berkumpul di kantin
saja.”

Dari: General Manager - Kepada: Manager

“Sesuai dengan perintah Direktur, besok pada jam sembilan pagi akan
ada gerhana matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul
di lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian,
peristiwa hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh Direktur di
kantin. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”

Dari : Manager - Kepada : Supervisor

“Sesuai dengan perintah Direktur, besok kita akan mengikuti peristiwa
hilangnya matahari di kantin pada jam sembilan pagi dengan berpakaian
rapi. Direktur akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak.
Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”

Dari : Supervisor - Kepada : Koordinator

“Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak bisa kita lihat
setiap hari, Direktur, dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam
sembilan pagi.”

Dari : Koordinator - Kepada : Semua Staff

“Besok pagi, pada jam sembilan, Direktur akan menghilang. Sayang
sekali, kita tidak bisa melihatnya setiap hari.

humor diatas menggambarkan bagaimana seorang perawi hadist mempunyai syarat-syarat yang sangat berat, tidak boleh berbohong, melakukan dosa kecil skalipun, hafal beribu-ribu hadits, dll. karena takut pesan dari seorang Rasul untuk umatnya akan mengalami distorsi seperti humor diatas. jadi jangan meremehkan riwayat & sanad dari sebuah hadits karena itu merupakan teknologi kita dan masih diakui kehebatannya.
ققق

Aku dan Calon Istriku (9 Hari lagi)

*serius mode*

Mulai saat ini aku akan coba ceritakan sedikit pengalamanku bagaimana detik-detik menghadapi pernikahan, siapa tau ini akan menjadikan pelajaran bagi teman-teman melangsungkan ke jenjang pernikahan juga.
untuk memulainya aku akan menceritakan sedikit siapa aku dan siapa calon istriku?

aku: konyol, suka iseng, aneh, IT banget, tapi yg paling penting ganteng donk :) *narcis mode*
calonku: kebalikan dari point-ku diatas, kecuali point terakhir(disesuaikan karena cewek ya jadi cantik-lah) *narcis lagi*

dari kedua sifat diatas, aku dan calonku selalu mempunyai sifat yang bersebrangan, sering kali kita berbeda pendapat dalam melakukan ini dan itu.
kalau aku baca blog yg pernah kukirim di “Buat yang belum, akan dan telah menikah“. kaya’nya cocok banget dengan pengalaman kita berdua,
tapi hal ini memang sering terjadi pada setiap pasangan suami istri, selalu tidak sejalan. tapi dengan membaca kiriman-kiriman doa restu dari teman-temanku diseluruh dunia(cyber)
hatiku semakin mantap karena memang nikah itu tidak mudah, harus sering mengalah, enaknya ga seberapa(tapi wueeeeeeeeeenak banget), saling menjaga perasaan dsb.
insya allah, tulisan teman-temanku tersebut akan kuabadikan supaya bisa kuingat selalu doa-doa mereka semua.

Ketemu dimana?
Ini sering terlontarkan oleh teman-temanku, mungkin mereka melihat bahwa aku bukan tipe seseorang yang bisa menggombal, merayu apalagi menggaet wanita :D
biasanya pertanyaan diatas kujawab asal saja
“dijalan” ato “dipinggir kuburan” (memang rumahnya dulu disamping kuburan :D )

Bagaimana tau kalo berjodoh?
Namanya juga jodoh, hanya Allah yang tau.
bagaimana aku tau? jujur aku sama sekali tidak tau, tetapi ada cara yang kutau untuk mengetahuinya. yaitu selalu beristikhoroh dan berdoa. oya boleh juga menggunakan cara doanya bang roni untuk mencari jodoh :)
“aku coba nyaranin, jika akan menikah cobalah istikhoroh karena dengan cara ini hati kita akan mantap mengetahui berjodoh atau tidak”.
Kalo masalah cari jodoh gampang sekali, ini sering kuajarkan pada teman-temanku.
caranya : siapkan 100 “peluru” dan “tembakkan” ke 100 wanita , masa’ sih dari 100 “peluru” tersebut tidak ada yang terkena pas di”jantungnya” :D jika ternyata meleset.
wah sial banget deh, tapi jangan menyerah tingkatkan lagi dengan mempersiapkan 1000 “peluru” dan terus aktif & progresive sampe tepat sasaran.mudah kan?? tenang saja “peluru”nya kan gratis, hanya saja siapkan energi. hehehe, oya caraku ini belum pernah kuterapkan karena aku hanya mempersiapkan satu peluru :p
9 hari remaining:
Masih deg-degan, bukan deg-degan gara-gara siap apa belum. cuman deg-degan takut acara-ku nggak sukses dan ada kendala ditengah jalan.
tingkat deg-degannya saat ini hampir sama ketika membaca pengumuman UMPTN pertama pada jam 12 malam (teringat masa muda dulu, cari-cari koran untuk tau ketrima apa nggak ya aku)
kesiapan saat ini, undangan sudah disebar hampir 70% beberapa teman dekat & guru-guruku belum kukasih tau langsung secara lisan. tapi persiapan alhamdulillah masih belum ada kendala,
Souvenir, baju resepsi calonku sudah jadi semua, tinggal punyaku dan saudara-saudaraku,menghubungi katering juga sudah ok, kwade juga sudah terbayarkan 50%.

“Sekalian promosi : desainer souvenir, baju akad dan resepsi adalah ibuku sendiri, dirumahku ada boutique muslimah yang mempunyai karyawan sekitar 10 orang dan pelanggan dari sabang sampai merauke bahkan sampe keluar negeri. harga menengah hasil kualitas ekspor”

Wajah Setan

Inikah Wajah Setan?

atokah ini?

ah sudahlah namanya setan ga perlu dilihat wajahnya dengar namanya saja kita disuruh menjauhi.

Ankahtuka Wazawwajtuka

mudin : “ankahtuka wazawwajtuka mas’ud ulum bi [nama mempelai perempuan] binti [nama ayah mempelai perempuan] bilmahri [nama mahar] haalan”
aku : “Qobiltu nikaahaha watazwiijaha bilmahri [nama mahar] haalan”

kejadian ini akan terjadi 10 hari lagi dari sekarang (insya Allah), kata2 diatas sudah kuhafal diluar kepala sejak Tsanawiyah waktu itu sedang mengaji “Fathul Qoriib” bab Nikah. tidak menyangka saat ini betapa deg-degan hatiku membayangkan akan mengucapkan kata-kata tersebut. lancarkah aku mengucapkan kata-kata tersebut? atau masih tergagap2.
semoga 10 hari lagi hatiku mantap dan nggak deg-degan untuk mengatakannya. Amiin

btw, enak mana pake bahasa indonesia atau arab?

« SebelumnyaSelanjutnya »