Arsip untuk kategori 'rumah baru'

Pindah Kosan(1)

kunci rumah baru dan green gardenPagi-pagi aku sudah mulai bangun, mempersiapkan barang-barang yang akan kutransfer dikosan baruku. ya, hari ini aku resmi menjadi penduduk GROGOL, sebuah daerah di jakarta barat yang namanya secara umum ada di daerah mana-mana seperti di Kediri, Surabaya dan Sukoharjo - biasanya orang jawa timur ngomongnya dikasih ng menjadi ngGrogol - yang sampai saat ini menurut pengamatanku, istana yang baru ini masih tergolong strategis dan kira-kira 1,5 KM dengan rumah lama ku (Green Garden). Berada di perempatan besar yang mengarah ke berbagai penjuru kota jakarta barat dan utara. Sebelah utara arah ke pluit, arah selatan ke tomang dan akan tembus ke jakarta pusat, arah timur ke roxy dan arah barat ke daan mogot sampai tangerang, untuk ke kantor ku di Indosat daan mogot-pun aku hanya menghabiskan kocek Rp. 4000 PP,dan makanan masih tergolong murah mungkin karena daerah disini termasuk daerah mahasiswa karena dekat dengan UNTAR dan TRISAKTI. ketika kucoba makan di Warung Solo, esteh + nasi,telor pake sayur krecek (jawa:cecek) hanya Rp. 5000, aku sendiri ga ngerti apakah gara-gara aku langsung berbahasa jawa kromo dengan penjualnya waktu itu sehingga dikasih murah, harga sepiring tersebut bagiku *GUE BANGET* murah, kenyang dan buanyak, tidak seperti tempatku yang lama, 1 porsi makanan minimal Rp. 6000 belum termasuk esteh.

Hampir semua barang sudah kupack, rencananya aku akan 2 hari boyongan setelah itu akan pulang ke surabaya untuk mulai membangun sebuah ‘bahtera’, selama seminggu lebih ini aku akan di surabaya. Sepeda motor kukeluarkan dari rumah lama ini, seakan-akan angin, pohon mangga dan para pembantu dekat rumah tidak rela melepas kepergianku (weks kok ono pembantu sisan), Jupiter Z pinjaman temanku yang ber-platnomor Z ini sudah mulai kupanasi dan kustarter electric. Travel bag dan beberapa kantong plastik berisi obat-obatanku sudah mulai kutempatkan di posisi yang nyaman di sepeda motor, ternyata jika kuhitung-hitung banyak sekali obat-obatanku. peringkat obat terbanyak adalah obat maag, sakit kepala, batuk dan bedak gatal2 karena keseringanku alergi, buku-buku bacaanku juga sudah kumasukan kedalam tas, yang tersisa dirumah lama ini hanyalah baju-baju yang besok akan kubawa pulang ke surabaya.

Mbak Mae, itulah nama seorang ‘ibu kos’ dirumah baruku ini. kalau dilihat dari kesan pertamaku, sepertinya beliau adalah orang rajin. ini terlihat dari kos-kosan yang dirawatnya, selalu dalam keadaan bersih dan rapi meskipun berada dalam sebuah kampung di jakarta. Beliau lah yang pertama kali menyambutku, karena aku masih belum kenal salah satupun penghuni kos yang ada disitu. “Kerjanya siang ya Mas?” itulah yang pertama kali dilontarkan dari mulutnya, karena waktu itu aku datang pukul 8.05 dimana rumah baru ini sudah hampir tidak berpenghuni karena mereka bekerja.”Kerjanya terserah mbak” jawabku singkat sambil tersenyum,”Ooh punya kantor sendiri jadi kerjanya terserah” tanya mbak Mae lagi dan beliau mulai berasumsi. Dalam batinku alhamdulillah banget jika aku punya kantor sendiri ga perlu ikut orang lain. “Bukan Mbak, cuman kalo nanti masuk jam 9 ya pulangnya agak mundur, jadi disesuaikan gitu”. Mbak Mae pun paham dengan maksud yang kuutarakan dan mempersilahkanku langsung untuk menata barang-barang bawaanku.

Kosku saat ini cukup tergolong murah, memang lebih murah rumah yang dulu. Rumah yang dulu aku tidak mengeluarkan sepeserpun uang untuk biaya maintenance, dirumah baru ini aku hanya terkena charge Rp. 350 ribu/bulan termasuk cuci gosok, listrik untuk radio dan kipas angin gratis, parkir motor pun tanpa terkena charge lagi. Akupun hanya berharap semoga kesan pertamaku di rumah baru ini akan terus menerus terkesan baik dimataku, karena daerah kampung dan rumah sederhana tempat ini akan terasa indah bagiku karena akan selalu membuatku betah di jakarta laksana rumah sendiri.

Boyongan:pindahan rumah
UNTAR:Universitas Tarumanagara
Krecek/Cecek : makanan dengan bahan dasar kulit kerbau,kambing atau sapi. cara pembuatan krecek ini, dengan cara kulit dibersihkan terlebih dahulu (disamak) dan direndam dalam air panas sampai melunak kemudian dijemur sampai kering, setelah itu dipotong2 menjadi beberapa bagian kecil, jika krecek ini digoreng akan menjadi krupuk kulit (orang jawa timur menyebut rambak) jika direbus & ditumis menjadi sebuah makanan yang lezat untuk dihidangkan. makanan ini termasuk salah satu makanan favoritku. ;)
Jawa Kromo : bahasa jawa halus yang dibiasanya diucapkan oleh orang lebih muda ke orang yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan.seingatku dalam bahasa jawa ada pembagian 2 secara global, ngoko dan Kromo.

Gambar: kiri kunci rumah lama, kanan kunci kos baru.